𝐌𝐞𝐧𝐞𝐦𝐩𝐮𝐡 𝟏𝟏𝟎 𝐊𝐌 𝐌𝐞𝐧𝐣𝐚𝐝𝐢 𝐏𝐫𝐚𝐣𝐮𝐫𝐢𝐭 𝐈𝐧𝐟𝐚𝐧𝐭𝐞𝐫𝐢 𝙳𝚊𝚗𝚛𝚒𝚗𝚍𝚊𝚖 𝚇𝚅/𝙿𝚊𝚝𝚝𝚒𝚖𝚞𝚛𝚊 𝙱𝚊𝚔𝚊𝚛 𝚂𝚎𝚖𝚊𝚗𝚐𝚊𝚝 𝙺𝚜𝚊𝚝𝚛𝚒𝚊 𝚈𝚞𝚍𝚍𝚑𝚊𝚠𝚊𝚜𝚝𝚞 𝙿𝚛𝚊𝚖𝚞𝚔𝚊
Salahutu – Danrindam XV/Pattimura Brigjen TNI Irfan Amir, S.E., M.Si., memberikan Jam Pimpinan kepada peserta Latihan Yuddhawastu Pramuka Dikjurbaif Abit Dikmaba Infanteri dan Dikjurtaif Abit Dikmata Infanteri TNI AD Gelombang II TA 2026, bertempat di Lapangan Tri Daya Yudha, Mako Rindam XV/Pattimura, Ambon, Selasa (22/9/2026).
Dalam arahannya, Danrindam XV/Pattimura menekankan kepada seluruh peserta latihan agar mengikuti setiap tahapan kegiatan dengan penuh kesungguhan, disiplin, semangat dan rasa tanggung jawab. Latihan Yuddhawastu Pramuka merupakan salah satu tahapan penting dalam pembentukan prajurit Infanteri yang tidak hanya dituntut memiliki kemampuan fisik dan keterampilan tempur, tetapi juga mental, ketangguhan, loyalitas serta jiwa korsa yang kuat.
Danrindam menjelaskan, Latihan Yuddhawastu Pramuka akan dilaksanakan selama 16 hari dan terbagi dalam tiga tahap. Dalam pelaksanaannya, para Ksatria akan menghadapi berbagai rangkaian kegiatan yang dirancang untuk menguji serta meningkatkan kemampuan dan ketahanan prajurit, termasuk pelaksanaan longmars sejauh kurang lebih 110 kilometer sebagai salah satu rangkaian latihan sebelum memasuki pembaretan Korps Infanteri.
“Laksanakan latihan ini dengan sungguh-sungguh, ikuti setiap instruksi pelatih dan jangan pernah menganggap ringan setiap tahapan yang diberikan. Jadikan setiap kegiatan sebagai proses untuk menempa diri menjadi prajurit Infanteri yang tangguh, profesional, disiplin dan siap melaksanakan tugas,” pesan Danrindam.



0 Response to "𝐌𝐞𝐧𝐞𝐦𝐩𝐮𝐡 𝟏𝟏𝟎 𝐊𝐌 𝐌𝐞𝐧𝐣𝐚𝐝𝐢 𝐏𝐫𝐚𝐣𝐮𝐫𝐢𝐭 𝐈𝐧𝐟𝐚𝐧𝐭𝐞𝐫𝐢 𝙳𝚊𝚗𝚛𝚒𝚗𝚍𝚊𝚖 𝚇𝚅/𝙿𝚊𝚝𝚝𝚒𝚖𝚞𝚛𝚊 𝙱𝚊𝚔𝚊𝚛 𝚂𝚎𝚖𝚊𝚗𝚐𝚊𝚝 𝙺𝚜𝚊𝚝𝚛𝚒𝚊 𝚈𝚞𝚍𝚍𝚑𝚊𝚠𝚊𝚜𝚝𝚞 𝙿𝚛𝚊𝚖𝚞𝚔𝚊"
Posting Komentar