"𝙌𝙪𝙚𝙚𝙣 𝙤𝙛 𝙩𝙝𝙚 𝘽𝙖𝙩𝙩𝙡𝙚" 𝘙𝘪𝘯𝘥𝘢𝘮 𝘟𝘝/𝘗𝘢𝘵𝘵𝘪𝘮𝘶𝘳𝘢 𝘤𝘦𝘵𝘢𝘬 𝟣𝟦𝟤5 𝘗𝘳𝘢𝘫𝘶𝘳𝘪𝘵 𝘐𝘯𝘧𝘢𝘯𝘵𝘦𝘳𝘪
Danrindam XV/Pattimura Brigjen TNI Irfan Amir, S.E., M.Si., memimpin upacara pembaretan dan penyematan brivet Infanteri kepada 1.425 siswa Pendidikan Kejuruan Bintara Infanteri (Dikjurbaif) dan Pendidikan Kejuruan Tamtama Infanteri (Dikjurtaif), yang dilaksanakan di Pantai Wainuru, Desa Liang, Kecamatan Salahutu, Maluku Tengah.
Kegiatan tersebut menjadi momentum penting bagi para siswa dalam mengukuhkan identitas dan profesionalisme sebagai prajurit Infanteri. Pembaretan dan penyematan brivet “Yuddhawastu Pramukha” merupakan tradisi Korps Infanteri yang sarat dengan nilai perjuangan, pengabdian, keberanian, serta kesiapan dalam menjalankan tugas sebagai prajurit TNI AD.
Dalam amanat Komandan Pusat Kesenjataan Infanteri (Danpussenif) Letnan Jenderal TNI Iwan Setiawan, S.E., M.M., yang dibacakan oleh Danrindam XV/Pattimura, disampaikan ucapan selamat kepada seluruh siswa atas pencapaian yang telah diraih sekaligus pengesahan penggunaan baret dan brivet “Yuddhawastu Pramukha”.
“Saya selaku Komandan Pusat Kesenjataan Infanteri beserta seluruh keluarga besar Korps Infanteri mengucapkan selamat atas pencapaian yang telah diraih sekaligus mengesahkan penggunaan baret dan brivet ‘Yuddhawastu Pramukha’,” ujarnya.
Lebih lanjut disampaikan bahwa tradisi pembaretan dan penyematan brivet kualifikasi “Yuddhawastu Pramukha” merupakan bentuk penghargaan dan pengakuan terhadap prajurit Infanteri. Pasukan berjalan kaki yang selalu berada paling depan di medan pertempuran tersebut dikenal dengan sebutan “Queen of the Battle”, yang mengandung makna keberanian, ketangguhan, dan peran strategis dalam pertempuran.










0 Response to ""𝙌𝙪𝙚𝙚𝙣 𝙤𝙛 𝙩𝙝𝙚 𝘽𝙖𝙩𝙩𝙡𝙚" 𝘙𝘪𝘯𝘥𝘢𝘮 𝘟𝘝/𝘗𝘢𝘵𝘵𝘪𝘮𝘶𝘳𝘢 𝘤𝘦𝘵𝘢𝘬 𝟣𝟦𝟤5 𝘗𝘳𝘢𝘫𝘶𝘳𝘪𝘵 𝘐𝘯𝘧𝘢𝘯𝘵𝘦𝘳𝘪"
Posting Komentar